Sejarah MAN 10 Jakarta Barat

Sejarah Singkat MAN 10 Jakarta Barat

Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 10 Jakarta merupakan lembaga pendidikan yang berada dibawah payung Kementrian Agama yang secara definitif telah berdiri selama 27 tahun sebagai lembaga Madrasah yang telah mandiri dengan melepaskan status filial (kelas jauh) dari MAN 1 Jakarta melalui Surat Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia No. 244 Tahun 1993 tertanggal 25 Oktober 1993.

Dalam kategorisasinya, MAN 10 Jakarta adalah masuk pada kriteria yang kedua, yaitu Madrasah non-Diniyah, dalam artian yang diperbaharui dan disempurnakan adalah Sekolah Plus yang bercirikan keagamaan dengan mengintegrasikan kurikulum sekuler dengan keislaman yang menenjemen pendirian dan pengelolaannya diatur dan dinaungi oleh Kementrian Keagamaan. Dalam sejarahnya, MAN 10 Jakarta semula adalah madrasah filial (Kelas Jauh) dari MAN 1 Jakarta yang terletak di wilayah Cengkarang Timur, Jakarta Barat. Madrasah tersebut dibuka pada Tahun Pelajaran 1986/1987 dengan Drs. H. Marlan Ibnu Shita yang ditunjuk sebagai Wakil Kelas Jauh dari MAN 1 oleh Drs. H. Marwazi. Kemudian, pada Tahun Pelajaran 1988/1989 madrasah ini pindah ke Kelurahan Joglo Kecamatan Kebon Jeruk dengan menggunakan fasilitas gedung dari Yayasan Al-Mubarak.

Pada Tahun Pelajaran 1989/1990 madrasah ini berpindah dan menempati gedung baru yang terletak di Rt.05 Rw.06 Kelurahan Joglo, tepatnya di Jalan Joglo Baru No. 77 Kecamatan Kembangan (pemekaran wilayah dari kecamatan kebon jeruk) Kota Administrasi Jakarta Barat. Dengan penggunaan gedung baru tersebut Madrasah Filial MAN 1 Jakarta ini tidak lagi menggunakan fasilitas masyarakat. Seiring dengan perkembangan Madrasah Filial MAN 1 Jakarta ini kemudian dimandirikan alias dinegerikan berdasarkan Surat Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia No. 244 Tahun 1993 tertanggal 25 Oktober 1993. Dengan Penegerian tersebut maka Madrasah Filial MAN 1 Jakarta tersebut menjadi Madrasah Aliyah Negeri Joglo (MAN Joglo) dan secara definitif Drs. H. Marlan Ibn Shita menjadi Kepala Madrasah.

Pada tahun pelajaran 2006/2007, MAN 10 Jakarta membuka cabang (Filial) Kampus B di Kapuk, di Jalan Manunggal 1 Rawa Gabus Jakarta Barat, dan setahun kemudian pada Tahun Pelajaran 2007/2008 membuka cabang baru kampus C di Petukangan Selatan, tepatnya di Jalan Jelan III. MAN 10 Jakarta kemudian pada

(Gambar 1 : Dari kiri ke kanan Foto Plang MAN 10 Jakarta tempo dulu, Permukaan depan madrasah tahun 2020)

 

tahun 2008 pernah ditunjuk sebagai Madrasah Rintisan Standar Nasional (MSN) yang pelaksanaanya dilakukan pada Tahun Pelajaran 2009/2010.

Pada Tahun Pelajaran 2010/2011 Madrasah Kelas Jauh, baik di Kampus B Kapuk, maupun Kampus C Pesanggrahan berubah status tidak lagi menjadi Madrasah Filial, tetapi mandiri menjadi MAN 17 Jakarta dan MAN 19 Jakarta. Dengan demikian, MAN 10 Jakarta tetap eksis dalam kemandiriannya untuk mengembangkan pendidikan, khususunya pendidikan berkarakter religius di DKI Jakarta, khususnya di bilangan kawasan Joglo Jakarta Barat dan Sekitarnya.