Sejarah MAN 10 Jakarta

Madrasah Aliyah Negeri 10 Joglo yang terletak di Jalan Joglo Baru No. 77 Kecamatan Kembangan Kota Administrasi Jakarta Barat.  Kemudian madrasah ini dikenal dengan nama MAN 10 Jakarta adalah lembaga pendidikan setingkat SLTA yang berada di bawah naungan Kementerian  Agama Republik Indonesia.

Dalam sejarahnya MAN 10 Jakarta semula adalah madrasah filial MAN 1 Jakarta  yang terletak di wilayah Cengkareng  Timur Jakarta Barat yang buka pada Tahun Pelajaran  1986/1987 dengan ditunjuk sebagai Wakil Kelas Jauh  Drs. H. Marlan Ibnu Shita oleh Kepala MAN 1 Jakarta Drs. H. Marwazi. Kemudian pada Tahun pelajaran 1988/1989 madrasah ini pindah ke Kelurahan  Joglo Kecamatan Kebon Jeruk yang masih dalam wilayah Kota Administrasi Jakarta Barat  dengan  mengunakan fasilitas gedung dari Yayasan Al-Mubarok.

Baru pada Tahun Pelajaran 1989/1990 madrasah ini menggunakan gedung baru yang terletak di Rt. 05 Rw. 06 Kelurahan Joglo, tepatnya di Jalan Joglo Baru No. 77 Kecamatan Kembangan (pemekaran wilayah dari Kecamatan Kebon Jeruk) Kota Administrasi Jakarta Barat. Dengan penggunaan gedung baru tersebut Madrasah Filial MAN 1 Jakarta ini tidak lagi menggunaan fasilitas masyarakat.

Seiring dengan perkembangan Madrasah Filial  MAN 1 Jakarta ini kemudian dimandirikan alias dinegerikan  berdasarkan Surat Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 244 Tahun 1993 tertanggal 25 Oktober 1993. Dengan penegerian tersebut maka Madrasah Filial MAN 1 Jakarta tersebut menjadi Madrasah Aliyah Negeri Joglo (MAN JOGLO),  dan secara definitif  Drs. H. Marlan Ibnu Shita sebagai Kepala Madrasah.

Pada tahun pelajaran 2006 /2007 MAN 10 Jakarta membuka cabang ( Filial ) Kampus B di Kapuk , di Jalan Manunggal  I Rawa Gabus Jakarta Barat, dan setahun kemudian pada tahun pelajaran 2007/2008 membuka cabang baru Kampus C di Petukangan Selatan, tepatnya di Jalan Jaelan III.

MAN 10 Jakarta kemudian pada tahun 2008 pernah ditunjuk sebagai Madrasah Rintisan Standar Nasional (MSN), yang pelaksanaannya dilakukan pada Tahun Pelajaran 2009/2010.

Pada Tahun Pelajaran 2010/2011 Madrasah Kelas Jauh baik yang di Kampus B Kapuk, maupun yang di Kampus C Pesanggarahan Petukangan Selatan Pesanggaran  berubah status tidak lagi menjadi madrasah Filiah, tetapi mandiri menjadi MAN 17 Jakarta dan MAN 19 Jakarta.

Dengan demikian MAN 10 Jakarta tetap eksis dalam kemandirinnya untuk mengembangkan pendidikan, khususnya pendidikan berkarakter relegius  di DKI Jakarta, khususnya di bilangan kawasan Joglo Jakarta Barat dan sekitarnya.

Pada tahun pelajaran 2014/2015 MAN 10 Jakarta menerapkan Kurikulum 2013 berdasarkan Keputusan Menteri Agama No. 165 Tahun 2014  Tentang Pedoman Kurikulum Madarah 2013 Mata pelajaran Pendidikan agama dan Bahasa Arab.  Imbas dari pergantiang pemerintahan yang berkuasa berimbas pula pada penerapan Kurikulum, sehingga pelaksanaan K13 pernah dihentikan sementara di semester kedua pada Tahun Pelajaran 2014/2015.

Pada tahun pelajaran 2015/2016 Kembali MAN 10 Jakarta menerapkan kurikulum 2013 sesuai dengan Keputusan Menteri Agama No. 207 tahun 2014 Tentang Kurikulum Madrasah dan surat edaran Dirjen Pendis Nomor : SE/DJ.I/PP.6/1/2015 yang secara teknis mengatur pelaksanaan Kurikulum 2013 di Madrasah.

Pada awal tahun pelajaran 2014/2015 MAN 10 Jakarta melakukan terobosan sesuai dengan visi misi madrasah, yakni merintis menjadi Madrasah Aliyah berbasis riset (Reseach Base school). Telah dua kali mengadakan Jambore Riset. Jambore Riset  pertama dilasanakan di  Kepulauan Seribu tepatnya di Pulau Untung Jawa pada tanggal 24  s.d 26 Oktober 2014,  dan  Jambore Riset kedua dilakasanakan di Purwakarta pada tanggal 16 s.d 18 Oktober 2015.

Demikian sejarah singkat MAN 10 Jakarta dari satus Madrasah Filial hingga saat ini.

Adapun Kepala Madrasah yang telah dan sedang memimpin MAN 10 Jakarta adalah sebagai berikut :

  1. H. Marlan Ibnu Shita (1993 – 1998)
  2. Drs. H. Muhammadin AR,MM (1998 – 2002)
  3. Drs. H. Ujang Effendi Halba (2002 – 2005)
  4. Drs. H. Tabroni, MA (2005 – 2007)
  5. Drs. Rojali, M.Pd (2007 – 2008)
  6. Drs. H. Barkat Guna Harahap (2008 – 2009)
  7. Mohammad Yasin, M.Pd (2009 – 2011)
  8. Drs. H. Teguh Arminto, M.Pd (2011 – 2012)
  9. Drs. Musahir, M.Pd (2012 – 2015)
  10. A. Sarpandadi,S.Ag. M.Pd (2016- sampai sekarang)